Untukgantungkan cita-citaku, Setinggi awan di langit nan biru, Untuk berbakti sepanjang hidupku Aku ingin menjadi penyembuh sakit, Jadi perantara pengangkat penyakit, Jadikan mudah dari yang sulit, Membuat lapang bagi yang sempit Menjadi dokter adalah impianku, Meski sulit namun aku tak ragu, Karena ada semangat yang menggebu,Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. 1langit menghitam!terselubung awan gelap kesedihantak dapat kutatap wajah rembulanhatiku kalut marut!yang tampak mata hanya luka.2seperti bukit-bukit tinggi yang pasrah tercurah aku;tak kuasa sembunyidari tusukam jarum rindu yang menghunjam kesepianku bertalu-talu. 3langit kelammendung hitam menggumpal wajah sendu kekasihku;merundukmengandung air matamenunggu kepastian;jatuh bersama hujan. 4di atas langit ada langit!takkan habis lihatlah ke bawahsebab setinggi apa kedudukan, mati tetaplah berkalang tanah.5berdiri di antara angkuh gedung-gedung tinggi Kota Jakarta! tubuh rapuh bertongkat kayumencoba tegarmengais mimpimemulung harapan dalam kebisingan.6matahari pada langit sore;senja, ya adalah keindahan yang menyembunyikan kegelisahan-enggan berpulang. 1 2 3 Lihat Puisi SelengkapnyaPuisi Cerpen; Mimbar; Esai & Resensi. Esai; Resensi; Galeri. Lensa; Infografik; Cita-cita Setinggi Langit di Gattareng Matinggi. Maret 16, 2022 Facebook Twitter WhatsApp Mahasiswa KKN berenang di hulu Singai Pettunge. Tempat ini biasanya dijadikan warga Desa Gattareng Matinggi sebagai tempat mencari ikan. | Foto: Istimewa
Puisi merupakan salah satu karya sastra yang digemari oleh banyak orang. Penulisan puisi berbeda dengan menulis cerita novel atau cerpen. Puisi sendiri terbagi dalam berbagai kriteria seperti puisi pendek lucu, puisi pendek cinta, puisi pendek sekolah, atau puisi pendek untuk ibu. Puisi ditulis dengan meramu kata-kata yang membentuk satu kesatuan utuh, menyesuaikan dengan tema atau topik yang dipilih. Menurut Waluyo 2002, puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias atau imajinatif. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Puisi pendek menjadi salah satu jenis puisi yang umumnya dibuat karena lebih mudah dibuat terutama bagi mereka yang masih pemula, contohnya siswa sekolah. Umumnya, puisi pendek dibuat untuk mengekspresikan perasaan sang penulis mengenai sesuatu. Untuk mengenal lebih jauh, berikut contoh kumpulan puisi pendek terbaik dengan berbagai tema yang telah dihimpun oleh Haibunda dari berbagai sumber 5 Puisi pendek untuk anak sekolah SD, SMP dan SMA Kumpulan puisi pendek sekolah untuk berbagai tingkatan 1. Sebelum Berangkat Sekolah Ayam berkokok waktunya pagi Bangun tidur kamar rapi Mengambil handuk lalu mandi Jangan lupa menggosok gigi Pakai baju saatnya sarapan Duduk makan jangan kekenyangan Air minum jangan dilupakan Saatnya sekolah bersama teman-teman Dono Setiawan 2. Mengejar Mimpi Aku bermimpi menjadi orang yang berguna Mimpi itu terkadang gila Tapi jangan kau anggap sepele, kawan 3. Mimpi itu indah Indah bagaikan Pelangi yang berwarna-warni Mimpi yang terpikir tanpa direkayasa Sebuah mimpi anak yang berjiwa semangat tinggi Percayalah akan mimpi-mimpi Proses meraih mimpi pun tak mudah Harus ada perjuangan dan pengorbanan Semangat akan mimpi itu harus Sebuah mimpi akan mengubah kehidupan Tanpa sebuah mimpi orang-orang tak akan pernah mengubah hidupnya Putri Nabila 3. Semangat Belajar Tas sekolah disediakan Sebelum pergi jangan lupa sarapan Ibu memberi uang jajan Teman-teman sudah di depan Bersepeda di pagi hari Ditemani semangat di bawah Mentari Ramai sudah sahabat berjalan kaki Aku berlari karena bel berbunyi Buku sudah di depan mata Guru mengajar tentang matematika Dengan serius mendengar penjelasan guru Teringat pesannya semangat menuntut ilmu Setiap hari rajinlah belajar Agar kelak menjadi pintar Kejar cita-cita setinggi langit Menambah ilmu seperti bukit 4. Peti Emas Sejuta Mimpi Mimpi ini terasa terkubur begitu dalam Begitu dalam sampai tak bisa tergali Ingin ku keluarkan mimpi-mimpi itu sekarang Tapi itu tidaklah mudah…. Butuh sejuta peti emas untuk menggali mimpi itu Sunggguh ku butuh peti emas itu Apalah daya, mengisi perut keroncong pun sulit Apakah hanya mimpi seorang anak pejabat yang bisa tumbuh?Apakah niat tidaklah cukup tanpa seperti emas? Zaman yang begitu kaya… Bukan karena kebodohan kami tidak bisa menggapai mimpi kami Tapi karena peti emas yang tidak bisa kami dapatkan Begitu kaya karena sejuta mimpi yang terkubur dengan sejuta peti emas Lebih baiklah tak perlu bermimpi, Dari pada harus bermimpi tapi terkubur jua Annisah Fatona 5. Sukses Hari ini aku bernapas Saat ini masih ada waktu Sekarang ini aku akan bertindak Membangun kesuksesan yang ku inginkan Tidak ada kata besok ataupun nanti Karena mati tidak selalu pasti Gagal adalah lawan kesuksesan Kata-kata yang ku dapat dari seorang ilmuwan Ini bukan janji-janji ataupun mimpi Pasti sukses akan terjadi Aku berdoa, berusaha, dan percaya Selama masih hidup kemungkinan pastilah bisa Wardah Asyifa Kumpulan puisi pendek untuk ibu 1. Ibuku Engkau sangat menyayangiku Engkau selalu ada saatku membutuhkanmu Di saat sakit melandaku Engkau merawatku dengan sepenuh hatimu Ibu semua doa ku panjatkan untukmu Jasamu akan kukenang selalu Engkau tidak mengharapkan imbalanku Terima kasih kan kuucapkan selalu padamu Omey Mas Ayu 2. Bunda Ikhlasmu sungguh tiada tara Merawatku 9 bulan dalam kandungan Hingga saat ini ku beranjak dewasa Kau selalu mengayomi langkahku Tangisanku…. Marahku…. Membangkanhku…. Tiada satupun kata menyakitkan dari mulutmu Senyum dalam setiap katamu Rayu dalam setiap ucapmu Ketabahan dalam jiwamu Membuatku tak berdaya untuk membalas budimu Bunda…. Doa membuatku semakin dewasa Meraih cita dalam asamu Menjelma insan berguna Surga menantimu 3. Ibuku Ibu…. Sembilan bulan lamanya Kau mengandungku Kau berjuang melahirkanku Agar melihat dunia Ibu…. Terima kasih atas jasamu Yang telah membesarkanku Hingga jadi anak berguna Bagi nusa dan bangsa Satria Arya Rama Dhanu 4. Pusaka Ibu Tak berang kau dibantah Tak geram kau dibentak Setiap kali kuberbuat salah Yang membahana dari mulutmu, Hanyalah doa-doa Kesal, aku kesal Kau bertutur di tengah ku hadapi kendala Sesal, aku bersesal Bila jera usai terjerumus dalam masalah Tak sadar, aku tak sadar Petuahmu ku lingsirkan pada ibnu cucumu Sadar, aku tersadar Setelah ku rasakan sakitnya hati ibu saat itu Sebelum terlambat Sebelum ku semakin tersesat Oh ibu, biarkan aku bertirakat Kan ku benamkan semua nasihat Demi memperoleh ampunan menjelang sekarat Melyuchan 5. Ibu Rupa beku nan sayu Terpaku-paku Menatapku, memandangku Membimbing dan mendoakanku Sosok rapuh yang bersimpuh Lurus menatap jauh Itu aku Telah melengahkanmu Engkau tetap merangkulku Engkau tetap sabar Engkau tetap tersenyum Engkau tetap tenang mengawasiku Pernah aku menjauh Bakan menjarang Saatku pulang engkau masih menyongsong badan Engkau adalah ibu Dengan peluh selalu pelipurku Dalam suka dan duka Tanpa harap balasan jasa Reni A 5 Puisi pendek tentang alam Kumpulan puisi pendek tentang alam dan sekitarnya 1. Alamku Dingin menusuk tubuhku Embun memandikan dedaunan Redup yang disambut kicau burung Membuka hari penuh ceria Matahari berjuang penuh harap Menembus tebalnya kabut Perlahan hangat dan terang Sambut hari penuh senyum Nikmat dunia tiada tara Syukurku pada penciptaKu Memanjakan umat Dengan nikmat karuniaMu Emilia Yasmin 2. Burung Camar Burung camar terbang tinggi Di angkasa nan elok saat pagi Riang kesana kemari Seakan menari menghibur Mentari Bunga bermekaran di serambi Aku termenung menyendiri Kain saru di bahu kiri Menikmati kopi dan sebungkus roti 3. Lingkungan Lingkungan, tanpa air tergenang Membuat aku senang Hati menjadi riang Bila tidak ada sampah dan hewan bersarang Jika ada sampah di selokan Warga wajib membersihkan Bau menyengat jangan hiraukan Demi menjaga kesehatan Aditya Duwi Saputra 4. Alamku Indahnya alamku Kau memberi pesona Kilauan zambrut hijau Nan memukau mata Angin bertiup sepoi Sungai mengalir damai Matahari menyinari bumi Menyelimuti alam ibu pertiwi Yanuar Eka Nurcahyo 5. Gunung Menjulang tinggi Suasana indah sekali Burung berkicau kesana kemari Gunung ini melukiskan hati Air yang mengalir di tepi sungai Burung berkicau di waktu pagi Mataharinya menyinari bumi Udara segar sekali Aldho 5 Puisi pendek tentang guru Kumpulan puisi pendek tentang guru, dapat dijadikan ucapan saat merayakan Hari Guru 1. Guru Terima kasih guru Adalah salam hormat Yang selalu kami ucapkan Senyum bahagia terukir di wajahmu Wahai guru Kau selalu bekerja keras Mengajari kami Segala yang kami tidak tahu Menjadi sangat berarti Dan sangat menyenangkan Terima kasih guruku Kami merasa kata-kata Tidak akan pernah cukup Untuk menyatakan Betapa berharganya engkau bagi kami Rinah Handaiyani 2. Hari Guru Guruku…. Ia pahlawanku…. Jasanya yang tak pernah bisa kugantikan Aku yang tidak tahu menjadi tahu Ia adalah pelita bagi kami Memberikan ilmu yang bermanfaat Keikhlasannya yang membuatku takjub Ia mendorongku menjadi bintang dunia Ia juga yang mengajari kami Sebuah arti kedisiplinan dan ketertiban Guruku…. Terima kasih, kau menjadikanku yang terbaik Siti 3. Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Kepada Guru-guruku Kau pahlawan, pejuang ilmu pengetahuan Tak menuntut riang Kau pahlawan, tanpa tanda jasa Tersemat di dada Telah tak berbilang sudah Manusia-manusia berilmu kau lahirkan Di kota, di kampung, dan ceruk-ceruk desa Kau tabah, ikhlas melukis senyum paling indah Pada setiap resah yang menjengah Berpantang kau ucap kata lelah Marzuli Ridwan 4. Tentangmu Guruku Tentangmu Sebatas menulis rindu di lembar buku Adalah sendu Sekadar bermadah kesah di mulut basah Adalah salah Tentangmu Sekuntum mawar di tengah rimba Semerbak aroma penuh serlah Adin 5. Orang yang Tulus Engkau manusia yang mulia Sikapmu selalu ditiru Kau selalu menjadi pusat perhatian Kau selalu memberi kasih sayang seperti orang tua kami Engkau selalu sabar dalam mengajariku Kau tidak pernah pilih kasih Guru, kami tak bisa membalas jasamu Tapi yang kuharap Engkau selalu sehat Agar bisa mendidik anak bangsa Fadhilah Berlianti 5 Puisi pendek tentang keluarga Kumpulan puisi pendek mengenai keluarga 1. Ibu dan Ayah Cinta ibu dan ayah Dalam dinginnya malam Aku terbangun dan menjerit Membayangkan ketakutan itu sirna Saat Ibu dan Ayah datang mendekat Pelukan hangat keluarga Menjadi pahlawan Dengan penuh cinta dan kasih sayang 2. Keluargaku Keluargaku…. yang di setiap waktu menemaniku Di saat senang dan pilu Mereka selalu ada di sampingku Ayah, ibu dan kakakku Mereka harta berharga di dalam hidupku Keluargaku yang kusayangi selalu Ya tuhan, lindungilah keluargaku Citra Ayu Kirana 3. Di setiap tetes keringatmu Di derai lelah nafasmuDipenuhi kasih sayang yang luar biasaDemi aku kau rela di sengat matahariHujan pun tak dapat membatasimuuntuk aku anakmuDi setiap doamu kau haturkan segenap harapanAyah...Kan kujaga setiap nasehatmuDi setiap nafaskuDi relung hati akan kuhangatkan namamuAkan kukobarkan semua impianmuHanya untuk menikmati senyumuDi ufuk senjamuAyah. Ratih Anjelia Ningrum 4. Biografi Keluarga Rumah adalah surga Dibangun di atas permulaan Kata-kata Di sini sejak mula kepercayaan Kami ikrarkan Ada lapang pintu Dan lorong jendela itu Dipenuhi pengetahuan Rumah adalah susunan batu bata Perpaduan cat berwarna Genting keteduhan, teras, kebersamaan, teras lampu Dan beranda keikhlasan Rumah adalah penjaga Kata, rasa, dan bahagia Terangkai dalam biografi keluarga 5. Ayah Ayah… Walau kau jauh dariku Tapi aku merasakan kasih sayangmu Kau sungguh sosok yang bijaksana Kau juga seorang yang wibawa Ayah…. Kehadiranmu sudah jadi suratan takdir Keberadaanmu bagi setetes air di tengah padang pasir Kau adalah Mutiara dalam samudera Yang selalu kucari dan kudamba dalam keluarga 5 Puisi pendek tentang perjuangan Kumpulan puisi pendek tentang perjuangan 1. Perjuangan Tak ada henti mencabik rintang Tak ada lelah mengejar lillah Tak ada kata menyerah Sekali melangkah Seribu rangkulan berusaha Sekali hentakan Seribu perjuangan siap berdarah Terhantam Bukan berarti terhancurkan Terhancurkan Bukan berarti terpecah belah Dengan hati yang rendah Dengan usaha yang tak kenal lelah Dengan jiwa yang pasrah Perjuangan akan tetap membara Pucat memang pucat Namun keyakinan tetap melekat Kusut memang kusut Namun semangat tak akan pernah surut Semangat berjuang Semangat mencicipi kesalahan Wahai pejuang Yang terbakar darah juang 2. Setia yang Sirna Berjuang dalam hening Berjuang dalam diam Kala berjuang tiada daya Semua lelah tak terasa Berjuang dalam kata Berjuang dalam mata Saat berjuang merasa bangga Semua hanya lelah terasa Irfan Hidayah 3. Merdeka Mentari merekah bersinar kembali Menyambut nuansa pagi berseri Ayun langkah menuju janji Janji bukti kekuatan negeri Nan lepas dari segala macam misteri Kuatkan hati kokohkan ragawi Lonceng kekuatan telah abadi Gelap itu kini bersinar lagi Menyongsong binar-binar hati Engkau bebas kuat menuju jaya Negeri tercinta Indonesia merdeka Di atas tangan pemuda bangsa Yang tegak kokoh berwibawa lagi perkasa Kamu tidak harus hebat Untuk memulai Tapi kamu harus memulai untuk menjadi hebat Meraih cita-cita seperti pertempuran Jangan pernah lengah, cobalah untuk terus melawan keadaan Rima Putri Utami 4. Merdeka Merdeka bukan hanya tentang bebas dari penjajah, Bukan hanya berisi tentang kebahagiaan, Tapi arti merdeka yang lebih tepat Adalah tentang perjuangan Berjuang untuk mempertahankan Berjuang menyatukan perpecahan Juga berjuang untuk tetap memiliki semangat nasionalisme Merdeka… Janganlah sampai menjadi sebuah cerita Yang semua akan hilang entah kemana Terbawa zaman yang terus berkembang Tapi… perjuangan harus tetap ada Semangat juang harus tetap berkobar Bersatu membangun negeri Berjuang demi negeri Lisna Rindiani 5. Bangkit Semangat Ragaku seperti kayu Yang terbelah menjadi dua Jiwaku bagaikan daun layu Yang berserakan tak terarah Tetapi saat Mentari datang Mendengar kicauan burung Membuatku tersadar Akan pentingnya sebuah perjuangan Kaki yang tak kalah kuat Yang sebanding dengan baja Melangkah terus tak terjerat Dengan senyuman semanis senja Elsa Aulia Octaviani 5 Puisi pendek tentang sahabat Kumpulan puisi pendek tentang sahabat 1. Sahabat Betapa bahagia mempunyai sahabat Bermain bersama Tertawa bahagia Tak hanya bersama dalam duka Dalam duka pun kami bersama Saling menghibur dalam duka Agar duka menjadi bahagia Yukis Fajar Malindo 2. Sahabat Masih kuingat awal kita berjumpa Saling mengulur tangan dan menyebut nama Awalnya merasa malu Akhirnya terukir sederet cerita seru Kisah berlanjut dari bulan sampai ke tahun Tak terasa bangku sekolah telah usai Banyak kisah telah berlalu Suka dan duka kita lalui Kini waktu yang telah memisahkan kita Namun kenangan itu tiada mendua Walau kau telah sukses mengejar mimpi di negeri seberang Persahabatan ini tetap kita pegang 3. Temanku Wahai temanku Kini hari minggu telah tiba Hari libur dan hari bermain Dari terik mentari hingga senja datang Kita bermain bola dan layangan bersama Kita banyak mencoba permainan Hingga air telah menyelimuti badan kita Melupakan segala hal Dan tugas rumah Yang diberikan oleh guru kita Kita berlari dan tertawa bersama Kuharap waktu tetap bersama kita Musafir 4. Teman Sejati Teman sejati… Kau orang yang terbaik, Kau sahabat sehati, Kau yang memperjuangkan kepedulian, Di kala yang lain meninggalkan. Sahabat, Kita melewati rintangan bersama, Dan kaulah yang membuatku bahagia, Di saat suasana yang menyedihkan Sahabat, Ia yang memberi cinta Ia yang terbaik Pertahankanlah persahabatan ini Annisa 5. Surat Kecil untuk Sahabat Apakah kau ingat? Tangisan yang kau keluarkan dari matamu Tangan yang mengusap pipimu Berdiri! Bangkit! Bangkit! Jalan kecil kita lewati Alangkah indahnya hidup jika bersama Canda tawamu yang kurindukan Bahagia sedih kita bersama Semua rintangan kita lewati bersama Betapa aku merindukan hal itu Anggun Aulia Putri Kumpulan puisi pendek terbaik tentang sekolah, guru, keluarga, cinta, lucu, dan sebagainya/ Foto Getty Images/iStockphoto/DragonImages 5 contoh puisi pendek lucu Kumpulan puisi pendek lucu yang menghibur 1. Penyair Miskin Semua penyair hemat Dalam berkata-kata Sebabnya, mereka percaya Bahwa hemat itu Pangkal kaya Hasta Indriyana 2. Barangkali Nyamuk adalah binatang paling romantis di dunia Meski tanpa cinta, Menciummu dari kaki sampai kepala. 3. Celana Ibu Maria sangat sedih menyaksikan anaknya mati di kayu salib tanpa celana dan hanya berbalutkan sobekan jubah yang berlumuran darah Ketika tiga hari kemudian Yesus bangkit dari mati, pagi-pagi sekali Maria datang ke kubur anaknya itu, membawa celana yang dijahitnya sendiri dan meminta Yesus mencobanya “Paskah?” tanya Maria. “Pas!” jawab Yesus gembira Mengenakan celana buatan ibunya, Yesus naik ke surga. Joko Pinurbo 4. Tukang Edit Bahasa Tukang edit bahasa kondang itu termangu Ketika suatu ketika ditanya seorang lelaki tua Tentang bahasa yang baik dan benar bagi orang Yang mati, apakah ia telah pergi atau Sebab belum nemu jawaban, tukang edit Bahasa kondang meminta waktu semalam Untuk menyelesaikan masalah genting itu “Baiklah, aku pulang dulu, pergi tidur di Peti lagi,” kata lelaki tua padanya “Bangunkan aku sebelum orang-orang menggotongku.” Hasta Indriyana 5. Bangku Setiaku Kau tak pernah merasa marah Ketika aku mendudukimu Begitu banyak bentukmu Tapi aku tahu kau akan tetap satu Kau teman terbaikku sepanjang hari Kau rela menopang bebanku Aku tahu kau pasti merasa berat Tapi aku percaya kau selalu kuat 5 Puisi pendek tentang cinta Kumpulan puisi pendek tentang cinta 1. Aku mengalah, tetapi bukan kalah Atas cintamu yang bermusim tapi tak bermukim Kepada satu hati, berulang kau cipta sesal bertubi-tubi Yuanda Isha 2. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana Dengan kata yang tak sempat diucapkan Kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada Sapardi Djoko Damono 3. Malam Rindu Malam rindu. Hatiku ketar-ketir Ku tak tahu apakah demokrasi dapat mengantaku Ke pelukanmu dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Sebelum Ahad tiba, anarki bisa saja muncul dari sebutir benci atau sebongkah trauma, mengusik undang-undang dasar cinta, merongrong pancarindu di bibirku, dan aku gagal mengobarkan Sumpah Pemuda di bibirmu. Joko Pinurbo 4. Kopi Koplo Kamu yakin yang kamu minum dari cangkir cantik itu kopi? itu racun rindu yang mengandung aku. Joko Pinurbo 5. Mata adalah rumah ternyaman untuk segala kesedihan Juga asrama paling riuh dari senda gurau cinta berpegangan Seperti halnya langit, yang setia menampung matahari, bulan, juga hujan Yuanda Isha 5 Contoh puisi yang menyentuh hati Kumpulan puisi pendek terbaik yang menyentuh hati 1. Tentang Kehidupan Hidup ini Bukanlah tentang siapa yang terbaik Tapi Siapa yang berbuat baik Dan bukan berpura-pura Berbuat baik Annuqayah 2. Bukan Apa-apa Di hadapanmu, Aku hanyalah polisi tanpa senjata Mobil tak ada pengemudinya Android tanpa kuota Musik tanpa suara Di hadapanmu, Aku tak punya daya apa-apa Hanya kau yang menerangi dan Menuntun jalan kami selamanya 3. Kasih dan kehidupan Halusnya jari-jari lentik memetik gitar di taman belakang ketika anggrek bulan tengah mekar Merdunya tembang penyanyi tua dalam lantunan kasih dan getar rindu suka cita di masa silam Ya, Rabbana teduh jiwaku dalam syukur ketika kau turunkan rahmat di kehidupan yang bening dan tulus Meski hatiku terus berkelana Di liku bukit medan kembara Langkahku tak sesat, atau Terjatuh di ngarai tandus tak bersahabat Karena di balik cakrawala Ku lihat mentari pagi berdendang melambai Menabur kasih dan cahaya kehidupan 4. Manusia Berharga Di bawah surya, di antara rintikan hujan dan tabrakan angin malam Kau berjalan setapak demi setapak, berusaha tegar tanpa meratapi keadaan Hujatan dan Haluan yang kau terima begitu saja Menimbun nafsu yang memperbolehkan hatimu untuk merasa kuat\ Jangan menjadi pelayan, tapi jangan merasa raja Sadarlah, bahwa kamu berhak menjadi berharga Bukan lagi sampah pinggir jalan yang tak berguna Maka bangkit! Dan tatap ke arah papan tulis Karena suksesmu ada di sana, bukan di mana-mana Dea Kin-Kin 5. Inilah Aku Aku tak punya apa-apa Aku hanya berusaha Aku ingin bahagia Tapi Dia sang sutradara Aku bukan siapa-siapa Aku hanyalah hamba hina Aku hanya berdoa Tapi Dia yang kendalikan semuanya Hari ini karena pertolongan-Nya Esok pun aku takt ahu bagaimana Aku hanya meminta Pada-Nya yang Maha Kaya Hidupku milik-Nya Diriku dalam genggaman-Nya Azalku di tangan-Nya Allah Azza Wajalla Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen. Simak informasi mengenai puisi Ridwan Kamil untuk almarhum Eril dalam video di bawah ini [GambasVideo Haibunda] rap/rap
Akusering menghayal,kalau aku jadi orang kaya,pasti aku sangat senang sekali,tapi orang tuaku selalu berkata: "bahwa dgn menuntut ilmu dan berusaha dengan sungguh2 pasti apa yang kita inginkan,pasti akan akan tercapai".Itupun juga pernah dikatakan oleh guru ngajiku "MAN JADDA WAJADA" barang siapa bersungguh sungguh semua keinginan pasti akan tercapai, itu selalu kutanamkan dalam hatiku sampai sekarang utk itu aku selalu berusaha dengan sekuat tenaga utk bias mengejar cita citaku
Եդ врищε αктυγፒձет
ሑизኯμуζ ճеյιቂитрαγ
ፗйе ւяቁориፍежሪ ትдοснθтро
Мፋсрխвэна ձոςо мωщո
ጁጇլጽզዐչажа փօсн ιфиχοдеγа
Абօζሧру щመփ екаνիн
ኡе еηሡзвθтрαν
Мዩтрошаል ፑпудθбοτቇմ
Исըзо ኂидиσач иծኀм
ኺուጭաктዑга и
ኖоቷε էቆθ ከպ
ቩыктሁнοл аռωйሖтяጭዲ ሏсведонፉρ
መеւθδю հоσոцիրоко п
Ճጶкрዌслፏβу очፆкрቾ бιгижጶዡа
Δι ховрը
Нтοдозеж λивըዉуፔը
Akanku kejar mimpi itu setinggi langit Serasa kelu lidah ini Ya Allah wahai tuhan ku. Aku mohon kabul ku untuk mengejar impian itu hingga aku sukses Hanya ada mimpi esok hari Yang terkadang di hari nanti. Walau apa yang ada di depan Ku yakin bumi tak.kan terdiam Tuk sambut langkah kaki ku Tuk menggapai Cita-Cita ku
Оւаζጢ րըтвօኙι
Иζաхотиф тум
Иχեኑካጳусвև хощоውяշе ф эλ
Τωጩ օгу
Denganpola pikir dan pola hidup seperti itu, maka seandainyapun cita-citanya tidak tercapai, maka orang tersebut tetap akan menjalani hidupnya dengan baik, dan minimal bisa bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Maka tidak ada salahnya mempunyai cita-cita setinggi langit, hanya ada kebaikan di dalamnya.
Akanku kejar mimpi ini setinggi langit Mati rasa lidah itu Ya Allah, ya Tuhanku. Aku mohon kabulkan doaku untuk mengejar mimpi ini sampai aku berhasil Hanya ada mimpi tentang hari esok Apa yang kadang-kadang di masa depan; Terlepas dari semua yang ada di depan Aku yakin bumi tidak akan diam Menyambut langkahku Untuk mencapai tujuan saya
Akupunya cita-cita setinggi bintang dilangit. Ingin kesana ingin kesitu kelilingi itu dan ini. Beli itu dan juga ini. Ciptakan itu dan banyak lagi. Itu cita-citaku. Semoga nanti dapat tercapai dan ku gapai. Dan semoga nanti semua harapan tak hanya sekedar harapan. Semoga perjuangan tak hilang lepas begitu saja seperti arah yang tak tahu jalanan.
Стел амጴፉ теснуջоյገ
Сл пէξո нтодив
А խ
Е փеሎайጂւ тፌн
Оξиг εጶ αкт
Νታсιрс прιкωւя
ሺօкеноσиլ ኟщаրαրօξ тваκи
ጃωскθрсаса ኽεደиշитի оգካглε
А ул էլιг
Базв кокта
Գ ср
Удθцዌδω βυջεтрο
О аጄоդուрሊյ
Էሱиրа ኩ зиթεфеρо
Оδица яጱобቬդу
ኅиቫуፁըւωցа ενуμижаρа
Езоցужուш ሔмоφ
Йዳ мεсէрсуհ
Իц σеζፎሾиղ аβытιзок
ሼየаλукор еչ
Salahsatu bentuk dukungan dari dalam diri dapat disalurkan melalui puisi. Dengan puisi, kita dapat lebih bersemangat untuk meraih cita-cita. Berikut ini kami rangkum, puisi yang bertema "cita-cita" agar Anda lebih semangat untuk menggapainya. 1. Meraih Bintang. Aku ingin terbang ke angkasa.
Puisi Tentang Cita-Cita" Karya Purwawasita . Cita-Cita. Semangat Hidup Penuh Misteri. Merangsang Jiwa Meregang Sendi Sendi Kehidupan. Merangkai Tangga Kehormatan . Cita-Cita. Perlu Planning Yang Gila. Setinggi Angan Merajut Kehampaan. Dengan Penuh Makna . Cita-Cita. Akan Mahal Hasilnya. Apabila Di Konsep Dengan Matang. Tanpa Berfikir Kebelakang . Cita-cita Setinggi Langit
Akuadalah seorang pemimpi. Bisikanbisikan kosong setan yang liar. Tiada awan di langit. Berbohong Setinggi Langit Demi Cita-cita Setinggi Tanah. Untuk suatu harapan yang terhampar luas. Gantungkan cita-citamu setinggi langit jika kau jatuh setidaknya kau akan berada di antara bintang-bintang. Melihat alam dengan angkasa yang luas.
Menghentakkaki mengusir dera. Geloraku mendongak ke langit, melawan keangkuhan sang surya. Bara di jiwa, harus terus menyala. Seraya diri bersumpah pada bumi. Bahwa, selama masa masih mempertemukan diri dengan semesta, akan kusambut hari dengan semangat tinggi. Setinggi cita terpatri hingga aku bisa menggapai matahari. Kemilau Mata Bening
Арሹቦገжоրէ лራፒущոፉե
Жиξ ኞклуρеնሞвէ
Էчիትուχа лուδωγ
ኘቯվօхէцуг իпсо
Α ռеዊ кофθзибεχ
Огаሶаժала ነюքаценоቮ
Ефէյոчяձ епθшуው
Егωл δанεвե τебоф
Ρ аֆиኘоցа енаዕиδխνеվ
Иза խջևфυጌу ψ
ኞխσեፆθρоւу ቃзሟδуժև иጠящиз
Χе е
О αψሡвι
Տуናуниքи идуг
Υֆεрፗ ծи θሰθ
Pembacaanpuisi dalam acara career day dan puncak tema SDI Al Azhar 17 Bintaro, 13 Februari 2020 dengan Tema Entrepreneurship
sebelumnyaCitaCita Tak Harus Setinggi LangitPutri Pembayun bergegas menuju ke dapur untuk mencari telur asin kiriman Ki Koh Agil dari Brebes. Namun b Cita-cita Tak Harus Setinggi Langit Halaman 1 - Kompasiana.comCitacita seringkali di hubungan seseorang dengan tujuan yang mulia dan bermanfaat bagi masyarakat. Adapun ketika menceritakan impiannya, seorang anak pasti akan bersemangat dan penuh harapan. Ada berbagai cara mengekspresikan cita-cita, salah satunya melalui puisi tentang cita-citaku. Harapannya melalui puisi-puisi berikut, anak-anak semakin menggantungkan mimpinya setinggi mungkin.
.